saat engkau berada di persimpangan jalan

engkau bingung harus memilih jalan yang mana yang harus engkau tempuh

engkau diam dalam waktu yang sangat lama

dan dalam diammu itu ada perang ribuan tanda tanya di kepala

di tempat yang berbeda saat engkau terdiam, ada juga yang terlilit kekesalan dan kekecewaan

jalan mana yang harus engkau tempuh?

mempertaruhkan perasaan paling dalam

juga logika yang paling kuat

sebenarnya jalan itu sudah engkau ketahui dengan jelas

mana yang harus engkau lalui

hanya saja engkau menunggu seseorang

untuk menegaskan bahwa memang itu jalan yang benar

bahwa memang itu jalan yang harus engkau lalui

tapi orang itu pun diam

tak berkata

tak memberikan petunjuk

namun ada banyak bahasa tubuh yang engkau saksikan

setiap saat engkau habiskan waktu untuk menduga

namun apa gunanya dugaan

meski benar namun akan salah juga dengan diamnya

sampai kapan harus menunggu?

sampai jiwa kering karena kebingungan

dehidrasi karena terpaku di persimpangan jalan

tak berpindah meski terik membakar

meski cairan tubuh menguap sudah…

namun hari itu datang juga

hari di mana engkau harus membuat keputusan

(sementara ada yang tetap bediam diri)

engkau lapangkan seperdua hatimu

untuk merasakan bahwa putusan yang akan terucap dilisanmu

itu adalah keputusan yang benar.

bismillah…. engkaupun memutuskan

engkaupun menetapkan

dan tercenganglah dunia karenanya

dan berbicaralah dia yang sebelumnya diam (kemana diammu?)

HAHAHAHAHA…………!!!

itu adalah tawa miris yang tersimpan rapat di sanubarimu

dia tahu?

tidak…!!! sungguh tidak ada yang tahu…………….

engkau pertaruhkan segalanya demi JIWA YANG TENANG

namun engkau merasa kian menjauh dari JIWAMU

engkau merasa kian menjauh dari KETENANGANMU

kemana perginya???

ahhhhhhh………………………………………………………..!!!

(tenggelam oleh dunia)

kan kau jalani semua

dan tetaplah dia  diam

mari… kalian diam saja

agar dunia ini semakin tentram…………………………………………….

(senyaaaaaaaaaaaapppp yang memilukan😥 )