hari itu aku masih ingat dengan jelas
bukan hanya potongan gambar yang terpajang
juga dengan suara-suara yang keluar dari lisanku juga lisanmu kawan.
ku bertanya padamu tentang semangat yang kian datang kian pergi
engkau pun menjawab dengan sebuah kalimat yang amat pendek
tapi kalimat itu mampu membuaku tercengang
engkau mungkin tidak menyadarinya kawan
bahwa jawaban yang engkau berikan sungguh memuat hatiku miris
bukan karena engkau berkata sesuatu yang menyakitkan
namun engkau mengatakan sesuatu yang sangat bermakna
“Itu semua tergantung dari kualitas kedekatanmu dengan Tuhanmu”
seperti itu engkau menjawabnya
dan ahhh……………………………………………..
yaaa kedekatan dengan Tuhanku… kedekatan dengan diri Mu Tuhanku
apakah karena akhir-akhir ini kita berjarak
dengan jarak yang amat jauh hingga hidpku teraca kacau
hidupku terasa tak bermakna lagi
waktu-waktuku saling berkejaran namun tiada yang menang
hanya sepi yang setiap saat menemani
bukan karena tak berkawan, tapi sesungguhnya kumerindukan kedekatan denganMU.
Tuhanku………. ku mohon kembalikan kemesraan yang pernah terjalin diantara kita
andai aku yang khianat hingga kemesraan itu pergi, maka maafkan aku…
sungguh tak mampu kuhidup lama tanpa kemesraan itu
bukan kemesraan dengan kawanku yang membuatku kuat dan bahagia
juga bukan kemesraan dengan kerabatku
bukan kemesraan degan siapapun yang mampu menentramkan nuraniku
tapi kemesraan dengan dirimu.
Allah…..
kumohon, kembalikan hatiku
hati yang hanya ingin mencinta denganmu
hati yang hanya selalu berbagi denganmu
Allah……
kembalikan tubuhku
yang jantungnya selalu berdetak kencang dan menyenangkan ketika mengingatMU
yang darahnya selalu mengalir hangat dan menyejukkan ketika mendengar namaMU
mata yang selalu meneteskan air mata jika merasakan karuniaMU
kembalikan tubuhku……….. yang setiap hembusan napasnya selalu menyebut namaMU.
haaaaaa…..
sungguh ya Allah… aku lelah dengan semua ini
aku lelah dengan hidup seperti ini
tapi akupun tidak ingin mengakhiri hidup dengan seperti ini
aku hanya ingin memperbaiki segalanya
dan hanya Engkau yang bisa membantuku
maka bantu aku !!!!!!
cukup sudah aku merasa seperti daun yang kering
jatuh dari tangkai
belum juga meyentuh tanah, sudah diterbangkan lagi oleh angin
terbawa ke utara………….selatan……………barat…………..timur…………
tak tentu arah
selalu diterbangkan kesana-kemari
dan tak kuat untuk menahan diri
sampai akhirnya terjatuh lagi ke tanah dan akan dimakan ulat
habis….tak berjejak !!!
bukankah itu KEMATIAN lain ya Allah…!!??
ya itu mati….itu mati…mati…mati….mati!!!
jiwaku MATI
nuraniku HANCUR
hatiku TAK BERTUHAN
dan mungking Engkau sudah tak menganggap aku sebagai hambaMU………………….
Engkau mungkin sudah LUPA
bahwa ada hambaMU yang sedang terpuruk dengan sekelumit problematika kehidupan
namun tak kuasa melawan semua karena TIADA DIRIMU
Aku memang menjauh dariMU dan memang selalu menjauh dari MU
tapi bisakah Engkau menarikku kembali???
bisakah Engkau membawaku lagi ke buaiyanMU
kemudian membelai jiwaku yang kering dan merahmati kepalaku yang buntu
Bukankah selalu ku berdo’a kepadaMU
CABUTLAH…AMBILLAH SEMUA YANG ENGKAU INGINKAN UNTUK KEMBALI KE SISIMU, UNTUK MENINGGALKANKU……TAPI JANGAN PERNAH CABUT HATIKU YANG SELALU TERPAUT DENGANMU !!!
Tuhanku…. andai hatiku sudah tak layak untuk Engkau tempati bermukim
andai hatiku sudah terlalu kotor bagi diriMU yang Suci dan Mulia
andai hatiku sudah terlalu gersang bagi diriMU yang Maha Lembut
maka bolehkah aku memohon; GANTILAH HATIKU DENGAN HATI YANG BARU………………………………….!!!!