hanya sekali saja kuberusaha menyebut namamu
kemudian banyak kurcaci-kurcaci berjuntai di sekujur tubuhku
ada yang membahasakan bahagia
ada pula yang membahasakan duka

jangan bangkitkan luka lama itu
cukup sudah rasanya memudar
ku tak ingin mengecapnya untuk kedua kalinya
ku tak ingin bumi kacaku retak dan pecah lagi
karena ku pasti tak punya daya lagi untuk menyusunnya
dan tak akan kubiarkan orang lain untuk menyusunnya

cukup sudah ku menyebut namamu
kan ku jadikan sbg rime yang jejaknya terhapus
tak mampu terbaca, pun oleh diriku sendiri !!