SATU KALI “KESALAHAN”,

DUA KALI DAN ANDA AKAN MERASA BIASA.

 

Satu hal tentang tujuan dan resolusi adalah keduanya mendorong otak Anda hingga kemampuan maksimum, membandingkan di mana dan siapa Anda hari ini dengan di mana Anda ingin berada dan menjadi siapa Anda. Anda mulai berpikir, “Astaga, bagaimana pula aku akan melakukan itu?” Yah, sebelum Anda menjawab, sadari bahwa pertanyaan ini ada pada akar setiap “penyakit” mematikan, dari stres dan tidak bisa tidur hingga borok dan kanker.

Lihat ke belakang dan pikirkan setiap terobosan atau prestasi besar serta luar biasa yang pernah Anda alami: bertemu seseorang yang benar-benar istimewa, mendapatkan pekerjaan yang mustahil diperoleh, mencegah bencana, mengendalikan situasi sulit, memenangkan apapun yang telah Anda menangkan, dan menemukan sesuatu yang benar-benar Anda sukai, rumah Anda, seorang sahabat. Selanjutnya, ingat apa yang ada pada awalnya membawa Anda pada masing-masingnya. Bukankah itu selalu berupa semacam pergantian takdir yang tak terduga? “Kebetulan” atau “Kecelakaan” atau sesuatu? Benar? Benar! Selalu.

Sekarang, sadari bahwa hal itu bukan hanya benar bagi Anda: hal itu benar bagi siapa saja. Selalu begitu. Kita tahu apa yang kita mau. Kita melakukan apa yang kita bisa. Jika keyakinan kita mengizinkan, kita akan tanpa henti melamunkan hasil kerja akhir.

kemudian…. dan kemudian…

Lalu, ya! Semestapun terkait! Itu dia, hal-hal yang tidak diharapkan jatuh ke pangkuan kita ketika kita tidak melihatnya dan pemikiran kita pun mewujud.

Karena memang begitulah dunia maka masukkan itu kepemikiran Anda. Hentikan upaya mengungkap itu semua yang adalah tindakan tidak masuk akal. Arti tertinggi perwujudan tujuan berada diluar pemahaman kita, jadi jangan ke sana. Percayalah dengan keajaiban kehidupan; harapkan dan andalkan mukjizat. Ini bukan bagian akhir cerita. Hal itu sudah terjadi di sepanjang kehidupan Anda. Mulai sekarang, setiap pagi, beranjaklah dari tempat tidur dengan pemikiran bahwa sesuatu secara tidak terduga luar biasa akan terjadi! Sesuatu yang berada di luar kemampuan Anda untuk menghitungnya! Hal itu akan terjadi sebagaimana hal itu sudah selalu terjadi. Pasti begitu. BEGITULAH HUKUMNYA !!